Fastra
Blog
5 Contoh Business Model Canvas yang Lengkap dan Mudah Dipahami

5 Contoh Business Model Canvas yang Lengkap dan Mudah Dipahami

Muthiatur Rohmah

17 October 2026 09:04

Image

Setiap bisnis membutuhkan model yang jelas agar dapat memahami bagaimana produk atau layanan menciptakan nilai, menjangkau pelanggan, hingga menghasilkan pendapatan. Salah satu alat yang dapat membantu menggambarkan keseluruhan model bisnis secara sederhana adalah Business Model Canvas (BMC).

Business Model Canvas membagi model bisnis ke dalam 9 elemen utama, seperti target pelanggan, nilai yang ditawarkan, saluran pemasaran, sumber pendapatan, hingga struktur biaya. Dengan menyusun elemen tersebut dalam satu kerangka, bisnis dapat lebih mudah melihat hubungan antara berbagai bagian dalam operasionalnya.

Lalu, seperti apa penerapan Business Model Canvas pada bisnis nyata? Berikut 5 contoh Business Model Canvas yang lengkap dan mudah dipahami sebagai referensi.

5 Contoh Business Model Canvas yang Lengkap

BMC dapat digunakan oleh berbagai jenis bisnis, baik usaha kecil maupun perusahaan yang sudah berkembang. Berikut 5 contoh Business Model Canvas yang lengkap dari beberapa jenis bisnis yang dapat dijadikan referensi.

1. Contoh Business Model Canvas Bisnis Laundry

Bisnis laundry menawarkan kemudahan bagi pelanggan yang tidak memiliki banyak waktu untuk mencuci dan merawat pakaian sendiri. Model bisnisnya dapat mengandalkan pelanggan berulang, layanan antar-jemput, serta paket langganan.

Elemen BMC

Contoh

Customer Segments

Mahasiswa, pekerja kantoran, keluarga, penghuni kos dan apartemen

Value Propositions

Cucian bersih dan rapi, proses praktis, layanan antar-jemput

Channels

Toko laundry, WhatsApp, media sosial, Google Maps

Customer Relationships

Layanan pelanggan melalui WhatsApp, promo pelanggan tetap, paket langganan

Revenue Streams

Biaya laundry per kilogram, laundry satuan, layanan express, biaya antar-jemput

Key Resources

Mesin cuci, mesin pengering, tenaga kerja, tempat usaha, kendaraan

Key Activities

Mencuci, mengeringkan, menyetrika, mengemas, dan mengantar pakaian

Key Partners

Pemasok deterjen, pemasok kemasan, layanan pembayaran, komunitas kos atau apartemen

Cost Structure

Sewa tempat, listrik, air, deterjen, gaji karyawan, perawatan mesin, bahan kemasan


Bisnis dapat meningkatkan pendapatan melalui paket langganan untuk pelanggan yang menggunakan jasa secara rutin. Layanan antar-jemput juga dapat menjadi pembeda, terutama untuk pelanggan yang membutuhkan layanan praktis.

2. Contoh Business Model Canvas Bisnis Kuliner

Bisnis kuliner memiliki peluang pasar yang luas karena makanan merupakan kebutuhan sehari-hari. Selain mengandalkan pelanggan yang datang langsung, bisnis dapat memperluas jangkauan melalui layanan pesan antar dan platform digital.

Elemen BMC

Contoh

Customer Segments

Pelajar, mahasiswa, pekerja kantoran, keluarga, dan pelanggan online

Value Propositions

Makanan enak, harga terjangkau, menu beragam, dan mudah dipesan

Channels

Restoran, media sosial, aplikasi pesan antar, WhatsApp

Customer Relationships

Program loyalitas, promo, interaksi media sosial, layanan pelanggan

Revenue Streams

Penjualan makanan dan minuman, paket menu, katering, pesanan dalam jumlah besar

Key Resources

Dapur, peralatan memasak, bahan baku, koki, merek

Key Activities

Menyiapkan makanan, memasak, melayani pelanggan, pemasaran, dan pengiriman

Key Partners

Pemasok bahan baku, aplikasi pesan antar, layanan pembayaran, pemasok kemasan

Cost Structure

Bahan baku, gaji karyawan, sewa tempat, listrik, gas, kemasan, dan biaya pemasaran

Bisnis dapat menggunakan menu unggulan sebagai daya tarik utama dan memanfaatkan promosi digital untuk menjangkau pelanggan baru. Paket hemat atau paket keluarga juga dapat digunakan untuk meningkatkan nilai transaksi.

3. Contoh Business Model Canvas Bisnis Toko Online

Toko online dapat menjangkau pelanggan dari berbagai wilayah tanpa harus memiliki banyak toko fisik. Keberhasilan model bisnis ini sangat bergantung pada produk, pemasaran digital, pengalaman pelanggan, dan pengelolaan stok.

Elemen BMC

Contoh

Customer Segments

Pengguna internet, pelanggan yang mencari produk tertentu, dan pembeli marketplace

Value Propositions

Produk mudah ditemukan, pilihan beragam, harga kompetitif, dan proses pembelian praktis

Channels

Marketplace, situs web, Instagram, TikTok, WhatsApp

Customer Relationships

Chat pelanggan, promo, program loyalitas, ulasan produk, layanan purnajual

Revenue Streams

Penjualan produk, paket bundling, produk premium, dan penjualan dalam jumlah besar

Key Resources

Produk, stok, toko online, tenaga kerja, data pelanggan, dan merek

Key Activities

Pengadaan produk, pengelolaan stok, pemasaran, pemrosesan pesanan, dan layanan pelanggan

Key Partners

Pemasok, marketplace, perusahaan logistik, penyedia pembayaran, dan kreator

Cost Structure

Pembelian stok, biaya marketplace, iklan, pengiriman, kemasan, gaji, dan operasional situs

Toko online dapat menggunakan data penjualan dan perilaku pelanggan untuk mengetahui produk yang paling diminati. Strategi bundling, promosi musiman, dan pemasaran melalui konten juga dapat digunakan untuk meningkatkan penjualan.

4. Contoh Business Model Canvas Bisnis Jasa Digital Marketing

Bisnis jasa digital marketing membantu perusahaan atau pemilik usaha meningkatkan pemasaran melalui berbagai kanal digital. Model bisnis ini lebih banyak mengandalkan keahlian, tenaga profesional, dan hubungan jangka panjang dengan klien.

Elemen BMC

Contoh

Customer Segments

UMKM, perusahaan rintisan, perusahaan menengah, dan perusahaan yang ingin memperluas pemasaran digital

Value Propositions

Strategi pemasaran yang disesuaikan dengan kebutuhan, tenaga ahli, dan penghematan waktu

Channels

Situs web, media sosial, rekomendasi klien, komunitas bisnis

Customer Relationships

Konsultasi, komunikasi rutin, laporan perkembangan, dan layanan purnajual

Revenue Streams

Biaya proyek, paket bulanan, konsultasi, pengelolaan iklan, dan layanan SEO

Key Resources

Tenaga ahli, perangkat lunak, data, portofolio, dan pengetahuan pemasaran

Key Activities

Riset pasar, pembuatan strategi, produksi konten, optimasi, analisis data, dan konsultasi

Key Partners

Kreator, desainer, pengembang web, penyedia perangkat lunak, dan mitra bisnis

Cost Structure

Gaji tenaga ahli, perangkat lunak, biaya operasional, pemasaran, dan pengembangan keterampilan

Agensi dapat menawarkan paket layanan berdasarkan kebutuhan klien, misalnya paket SEO, media sosial, atau pemasaran digital secara menyeluruh. Portofolio dan hasil proyek sebelumnya juga dapat digunakan untuk membangun kepercayaan calon klien.

5. Contoh Business Model Canvas Platform Kursus Online

Platform kursus online mempertemukan peserta dengan materi pembelajaran atau tenaga pengajar melalui platform digital. Model ini dapat dikembangkan dengan menyediakan berbagai kategori pembelajaran dan sistem berlangganan.

Elemen BMC

Contoh

Customer Segments

Pelajar, mahasiswa, pekerja, profesional, dan orang yang ingin meningkatkan keterampilan

Value Propositions

Belajar fleksibel, materi beragam, dapat diakses kapan saja, dan pilihan pengajar yang luas

Channels

Situs web, aplikasi, media sosial, email, dan mesin pencari

Customer Relationships

Dukungan pelanggan, rekomendasi kursus, komunitas, sertifikat, dan program loyalitas

Revenue Streams

Langganan, pembelian kursus, sertifikat, dan kerja sama dengan perusahaan

Key Resources

Platform digital, materi kursus, pengajar, teknologi, dan basis data pengguna

Key Activities

Mengembangkan platform, menyediakan kursus, mengelola pengajar, pemasaran, dan layanan pelanggan

Key Partners

Pengajar, perusahaan, institusi pendidikan, penyedia teknologi, dan mitra pembayaran

Cost Structure

Pengembangan platform, server, pembayaran pengajar, pemasaran, layanan pelanggan, dan operasional

Platform dapat menawarkan paket berlangganan agar pelanggan memiliki akses ke berbagai kursus. Kerja sama dengan perusahaan juga dapat menjadi peluang untuk menyediakan program pelatihan khusus bagi karyawan.

Baca Juga: 7 Cara Membuat Timeline Project yang Efektif dan Mudah Diikuti

Susun Insight Bisnis Lebih Mudah dengan Fastra AI

Sebelum menyusun Business Model Canvas, Anda mungkin perlu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber seperti riset pasar, data pelanggan, analisis kompetitor, laporan industri, atau artikel. Fastra AI dapat membantu mengolah berbagai sumber tersebut dengan membaca struktur, mengidentifikasi pola, menghubungkan konteks, dan mengekstrak informasi penting.

Dengan Fastra AI, informasi yang masih tersebar dapat diubah menjadi insight yang lebih terstruktur sehingga lebih mudah digunakan sebagai bahan untuk mengevaluasi dan mengembangkan model bisnis.

Gunakan Fastra AI untuk mengolah data bisnis menjadi insight yang membantu Anda menyusun Business Model Canvas dan menentukan strategi bisnis dengan lebih tepat. Coba sekarang!

Setiap bisnis membutuhkan model yang jelas agar dapat memahami bagaimana produk atau layanan menciptakan nilai, menjangkau pelanggan, hingga menghasilkan pendapatan. Salah satu alat yang dapat membantu menggambarkan keseluruhan model bisnis secara sederhana adalah Business Model Canvas (BMC).

Business Model Canvas membagi model bisnis ke dalam 9 elemen utama, seperti target pelanggan, nilai yang ditawarkan, saluran pemasaran, sumber pendapatan, hingga struktur biaya. Dengan menyusun elemen tersebut dalam satu kerangka, bisnis dapat lebih mudah melihat hubungan antara berbagai bagian dalam operasionalnya.

Lalu, seperti apa penerapan Business Model Canvas pada bisnis nyata? Berikut 5 contoh Business Model Canvas yang lengkap dan mudah dipahami sebagai referensi.

5 Contoh Business Model Canvas yang Lengkap

BMC dapat digunakan oleh berbagai jenis bisnis, baik usaha kecil maupun perusahaan yang sudah berkembang. Berikut 5 contoh Business Model Canvas yang lengkap dari beberapa jenis bisnis yang dapat dijadikan referensi.

1. Contoh Business Model Canvas Bisnis Laundry

Bisnis laundry menawarkan kemudahan bagi pelanggan yang tidak memiliki banyak waktu untuk mencuci dan merawat pakaian sendiri. Model bisnisnya dapat mengandalkan pelanggan berulang, layanan antar-jemput, serta paket langganan.

Elemen BMC

Contoh

Customer Segments

Mahasiswa, pekerja kantoran, keluarga, penghuni kos dan apartemen

Value Propositions

Cucian bersih dan rapi, proses praktis, layanan antar-jemput

Channels

Toko laundry, WhatsApp, media sosial, Google Maps

Customer Relationships

Layanan pelanggan melalui WhatsApp, promo pelanggan tetap, paket langganan

Revenue Streams

Biaya laundry per kilogram, laundry satuan, layanan express, biaya antar-jemput

Key Resources

Mesin cuci, mesin pengering, tenaga kerja, tempat usaha, kendaraan

Key Activities

Mencuci, mengeringkan, menyetrika, mengemas, dan mengantar pakaian

Key Partners

Pemasok deterjen, pemasok kemasan, layanan pembayaran, komunitas kos atau apartemen

Cost Structure

Sewa tempat, listrik, air, deterjen, gaji karyawan, perawatan mesin, bahan kemasan


Bisnis dapat meningkatkan pendapatan melalui paket langganan untuk pelanggan yang menggunakan jasa secara rutin. Layanan antar-jemput juga dapat menjadi pembeda, terutama untuk pelanggan yang membutuhkan layanan praktis.

2. Contoh Business Model Canvas Bisnis Kuliner

Bisnis kuliner memiliki peluang pasar yang luas karena makanan merupakan kebutuhan sehari-hari. Selain mengandalkan pelanggan yang datang langsung, bisnis dapat memperluas jangkauan melalui layanan pesan antar dan platform digital.

Elemen BMC

Contoh

Customer Segments

Pelajar, mahasiswa, pekerja kantoran, keluarga, dan pelanggan online

Value Propositions

Makanan enak, harga terjangkau, menu beragam, dan mudah dipesan

Channels

Restoran, media sosial, aplikasi pesan antar, WhatsApp

Customer Relationships

Program loyalitas, promo, interaksi media sosial, layanan pelanggan

Revenue Streams

Penjualan makanan dan minuman, paket menu, katering, pesanan dalam jumlah besar

Key Resources

Dapur, peralatan memasak, bahan baku, koki, merek

Key Activities

Menyiapkan makanan, memasak, melayani pelanggan, pemasaran, dan pengiriman

Key Partners

Pemasok bahan baku, aplikasi pesan antar, layanan pembayaran, pemasok kemasan

Cost Structure

Bahan baku, gaji karyawan, sewa tempat, listrik, gas, kemasan, dan biaya pemasaran

Bisnis dapat menggunakan menu unggulan sebagai daya tarik utama dan memanfaatkan promosi digital untuk menjangkau pelanggan baru. Paket hemat atau paket keluarga juga dapat digunakan untuk meningkatkan nilai transaksi.

3. Contoh Business Model Canvas Bisnis Toko Online

Toko online dapat menjangkau pelanggan dari berbagai wilayah tanpa harus memiliki banyak toko fisik. Keberhasilan model bisnis ini sangat bergantung pada produk, pemasaran digital, pengalaman pelanggan, dan pengelolaan stok.

Elemen BMC

Contoh

Customer Segments

Pengguna internet, pelanggan yang mencari produk tertentu, dan pembeli marketplace

Value Propositions

Produk mudah ditemukan, pilihan beragam, harga kompetitif, dan proses pembelian praktis

Channels

Marketplace, situs web, Instagram, TikTok, WhatsApp

Customer Relationships

Chat pelanggan, promo, program loyalitas, ulasan produk, layanan purnajual

Revenue Streams

Penjualan produk, paket bundling, produk premium, dan penjualan dalam jumlah besar

Key Resources

Produk, stok, toko online, tenaga kerja, data pelanggan, dan merek

Key Activities

Pengadaan produk, pengelolaan stok, pemasaran, pemrosesan pesanan, dan layanan pelanggan

Key Partners

Pemasok, marketplace, perusahaan logistik, penyedia pembayaran, dan kreator

Cost Structure

Pembelian stok, biaya marketplace, iklan, pengiriman, kemasan, gaji, dan operasional situs

Toko online dapat menggunakan data penjualan dan perilaku pelanggan untuk mengetahui produk yang paling diminati. Strategi bundling, promosi musiman, dan pemasaran melalui konten juga dapat digunakan untuk meningkatkan penjualan.

4. Contoh Business Model Canvas Bisnis Jasa Digital Marketing

Bisnis jasa digital marketing membantu perusahaan atau pemilik usaha meningkatkan pemasaran melalui berbagai kanal digital. Model bisnis ini lebih banyak mengandalkan keahlian, tenaga profesional, dan hubungan jangka panjang dengan klien.

Elemen BMC

Contoh

Customer Segments

UMKM, perusahaan rintisan, perusahaan menengah, dan perusahaan yang ingin memperluas pemasaran digital

Value Propositions

Strategi pemasaran yang disesuaikan dengan kebutuhan, tenaga ahli, dan penghematan waktu

Channels

Situs web, media sosial, rekomendasi klien, komunitas bisnis

Customer Relationships

Konsultasi, komunikasi rutin, laporan perkembangan, dan layanan purnajual

Revenue Streams

Biaya proyek, paket bulanan, konsultasi, pengelolaan iklan, dan layanan SEO

Key Resources

Tenaga ahli, perangkat lunak, data, portofolio, dan pengetahuan pemasaran

Key Activities

Riset pasar, pembuatan strategi, produksi konten, optimasi, analisis data, dan konsultasi

Key Partners

Kreator, desainer, pengembang web, penyedia perangkat lunak, dan mitra bisnis

Cost Structure

Gaji tenaga ahli, perangkat lunak, biaya operasional, pemasaran, dan pengembangan keterampilan

Agensi dapat menawarkan paket layanan berdasarkan kebutuhan klien, misalnya paket SEO, media sosial, atau pemasaran digital secara menyeluruh. Portofolio dan hasil proyek sebelumnya juga dapat digunakan untuk membangun kepercayaan calon klien.

5. Contoh Business Model Canvas Platform Kursus Online

Platform kursus online mempertemukan peserta dengan materi pembelajaran atau tenaga pengajar melalui platform digital. Model ini dapat dikembangkan dengan menyediakan berbagai kategori pembelajaran dan sistem berlangganan.

Elemen BMC

Contoh

Customer Segments

Pelajar, mahasiswa, pekerja, profesional, dan orang yang ingin meningkatkan keterampilan

Value Propositions

Belajar fleksibel, materi beragam, dapat diakses kapan saja, dan pilihan pengajar yang luas

Channels

Situs web, aplikasi, media sosial, email, dan mesin pencari

Customer Relationships

Dukungan pelanggan, rekomendasi kursus, komunitas, sertifikat, dan program loyalitas

Revenue Streams

Langganan, pembelian kursus, sertifikat, dan kerja sama dengan perusahaan

Key Resources

Platform digital, materi kursus, pengajar, teknologi, dan basis data pengguna

Key Activities

Mengembangkan platform, menyediakan kursus, mengelola pengajar, pemasaran, dan layanan pelanggan

Key Partners

Pengajar, perusahaan, institusi pendidikan, penyedia teknologi, dan mitra pembayaran

Cost Structure

Pengembangan platform, server, pembayaran pengajar, pemasaran, layanan pelanggan, dan operasional

Platform dapat menawarkan paket berlangganan agar pelanggan memiliki akses ke berbagai kursus. Kerja sama dengan perusahaan juga dapat menjadi peluang untuk menyediakan program pelatihan khusus bagi karyawan.

Baca Juga: 7 Cara Membuat Timeline Project yang Efektif dan Mudah Diikuti

Susun Insight Bisnis Lebih Mudah dengan Fastra AI

Sebelum menyusun Business Model Canvas, Anda mungkin perlu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber seperti riset pasar, data pelanggan, analisis kompetitor, laporan industri, atau artikel. Fastra AI dapat membantu mengolah berbagai sumber tersebut dengan membaca struktur, mengidentifikasi pola, menghubungkan konteks, dan mengekstrak informasi penting.

Dengan Fastra AI, informasi yang masih tersebar dapat diubah menjadi insight yang lebih terstruktur sehingga lebih mudah digunakan sebagai bahan untuk mengevaluasi dan mengembangkan model bisnis.

Gunakan Fastra AI untuk mengolah data bisnis menjadi insight yang membantu Anda menyusun Business Model Canvas dan menentukan strategi bisnis dengan lebih tepat. Coba sekarang!

 

Share :

Related Articles